“Pada suatu kali ketika murid-murid Yohanes dan orang-orang Farisi sedang berpuasa, datanglah orang-orang dan mengatakan kepada Yesus: “Mengapa murid-murid Yohanes dan murid-murid orang Farisi berpuasa, tetapi murid-murid-Mu tidak?” Jawab Yesus kepada mereka: “Dapatkah sahabat-sahabat mempelai laki-laki berpuasa sedang mempelai itu bersama mereka? Selama mempelai itu bersama mereka, mereka tidak dapat berpuasa. Tetapi waktunya akan datang mempelai itu diambil dari mereka, dan pada waktu itulah mereka akan berpuasa. Tidak seorang pun menambalkan secarik kain yang belum susut pada baju yang tua, karena jika demikian kain penambal itu akan mencabiknya, yang baru mencabik yang tua, lalu makin besarlah koyaknya. Demikian juga tidak seorang pun mengisikan anggur yang baru ke dalam kantong kulit yang tua, karena jika demikian anggur itu akan mengoyakkan kantong itu, sehingga anggur itu dan kantongnya dua-duanya terbuang. Tetapi anggur yang baru hendaknya disimpan dalam kantong yang baru pula.” (Mrk 2:18-22)
Demikian kutipan Injil Markus yang mengawali renungan harian dari situs imankatolik.or.id yang isinya sunguh memotivasi saya mengawali tahun 2010 ini walaupun awal tahun 2010 ini sudah terlewati lebih 2 minggu tapi baru minggu ini saya merasa mantap untuk melangkah di tahun 2010 ini, mungkin karena kemarin masih “jetlag” sehabis berpetualang selama lebih dari 2 minggu di kampung halaman istri di Meko,Pamona Barat, Poso, Sulawesi Tengah.
Tahun 2010 ini diawali dengan tanggungjawab baru setelah kurang lebih 5 tahun jadi “kontraktor” akhirnya akhir tahun lalu jadi karyawan tetap ditambah lagi Tuhan memberi tugas baru untuk bertanggung jawab atas pelayanan yag lebih intensif dibidang sistem informasi akademik yang bisa jadi berat karena harus dikelola sendiri dari sisi teknisnya tapi kalo Tuhan sudah percayakan maka mau tidak mau tidak boleh berkata tidak yang ada adalah bukan tidak bisa atau bisa tapi mau apa tidak.Karena saya yakin kalau Tuhan pasti sudah punya rencana yang indah dengan semuanya ini dan jika Ia memberikan sesuatu pekerjaan untuk untuk kita kerjakan pasti Ia juga memberikan kita kemampuan dan kekuatan untuk menjalaninya.




